Kemudian kamu pasti akan ditanyai pada hari itu tentang kenikmatan (yang kamu megah-megahkan di dunia itu. (Q.S. At-Takatsur : 8 )
Arsip untuk Desember 14th, 2008

Kalam hari ini (1) : Q.S. At-Takatsur : 8
Desember 14, 2008
Muhasabah
Desember 14, 2008Kajian rutin Sabtu sore
13 Desember 2008
@ Masjid Al Muhajirin Sadang Serang
Ustad Abu Yahya
Bismillahir rahmaanir rahiim…
Topik sabtu ini membahas tentang tulisan Al-Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah rahimahullah dengan topik Muhasabah
Muhasabah… hmm… mungkin sebagian dari kita sudah tidak asing lagi mendengar kata ini. Muhasabah berarti juga introspeksi. Namun kebiasaan dari kita melakukan hal ini setelah kita melakukan sesuatu. Padahal muhasabah itu dilakukan sebelum melakukan sesuatu (amal) dan setelah melakukan sesuatu.
Muhasabah sebelum beramal berarti menahan diri dari keinginan untuk beramal, tidak terburu-buru hingga jelas baginya bahwa jika ia mengamalkannya akan lebih baik daripada meninggalkannya.
Muhasabah setelah beramal ada tiga yaitu
- Muhasabah pada amal ketaatan yang ia tidak memenuhi hak Allah padanya (Hak Allah SWT pada sebuah amal ketaatan : Ikhlas, niat baik kpd Allah, mengikuti Rasulullah SAW, berbuat baik padanya, mengakui nikmat Allah SWT, menyaksikan adanya kekurangan pada dirinya dlm beramal)
- Muhasabah jiwa dalam setiap amalan yang lebih baik ditinggalkan daripada dikerjakan
- Muhasabah jiwa dalam perkara yang mubah atau yang biasa.
Pokok dari muhasabah adalah memuhasabah dirinya terlebih dahulu pada amalan wajib, kalau ia ingat ada kekurangan maka segera menutupinya, mungkin dengan meng-qadha atau memperbaikinya.
Hendaknya ia tahu bahwa pasti akan dihamparkan 2 catatan untuk setiap gerkan dan kata. Yaitu untuk siapa kamu melakukannya dan bagaimana kamu melakukannya?
Maka demi Tuhanmu, Kami pasti akan menanyai mereka semua, tentang apa yang telah mereka kerjakan dahulu. (Al-Hijr:92-93)